Daftar UMR Tertinggi dan Terendah di Indonesia Terbaru 2023

Estimated read time 7 min read

Bagi Anda para pekerja, tentu sudah tidak asing lagi dengan apa itu UMR atau Upah Minimum Regional. Apalagi jika Anda berniat ingin merantau untuk mencari pekerjaan. Tentu biasanya Anda mencari informasi terlebih dahulu berapa UMR wilayah perantauan Anda. Penetapan UMR tersebut biasanya ditentukan oleh pemerintah suatu negara atau wilayah tertentu. Pemerintah memiliki peran dalam menetapkan standar upah minimum yang harus dibayarkan kepada pekerja dalam sektor formal di wilayah tersebut.

Pemerintah dapat membentuk lembaga atau badan khusus yang bertanggung jawab dalam menentukan UMR. Lembaga-lembaga tersebut melakukan analisis dan konsultasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk serikat pekerja, asosiasi pengusaha, akademisi, dan ahli lainnya, guna menetapkan UMR yang sesuai dengan kondisi sosial, ekonomi, dan hukum yang berlaku. Dan perlu Anda ketahui, bahwa proses penetapan UMR dapat bervariasi antara negara dan wilayah, dan juga dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan ekonomi dan sosial yang terjadi.

Nah bagi Anda yang ingin mengetahui berapa saja UMR yang tertinggi sampai terendah di Indonesia pada tahun 2023, Anda tidak perlu khawatir. Kami telah mengulas secara detail dan lengkap daftar UMR tertinggi dan terendah dari 34 Provinsi di Indonesia saat ini. Simak ulasannya berikut ini!

Ringkasan

  • UMR tertinggi di Indonesia pada tahun 2023 yaitu Kabupaten Karawang dengan Rp 5.176.179 per bulan.
  • UMR terendah di Indonesia pada tahun 2023 yaitu Kabupaten Temanggung dengan Rp 2.027.569 per bulan.
  • Ibu kota DKI Jakarta memiliki UMR sebesar 4.901.798 per bulan.
  • Kota Surabaya merupakan daerah memiliki UMR terbesar di Jawa Timur yaitu Rp 4.525.479,19 per bulan.

Daftar UMR Tertinggi dan Terendah di Indonesia 2023

Daftar UMR Terbaru di Indonesia

Untuk UMR tertinggi di Indonesia sendiri pada tahun 2023 terletak di Pulau Jawa, tepatnya yaitu Kabupaten Karawang Jawa Barat, yaitu sebesar Rp 5.176.179 per bulan. Kemudian disusul oleh dua daerah lain di Jawa Barat, yakni Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, yaitu Rp5,1 juta. Ketiga daerah tersebut pada tahun ini menduduki sebagai daerah dengan UMR tertinggi di Indonesia, bahkan melebihi UMR di ibu kota DKI Jakarta. Dan untuk beberapa daerah lain yang memiliki UMR tertinggi di Indonesia 2023 dapat Anda simak pada tabel di bawah ini!

Nama Daerah Jumlah UMR
Kabupaten Karawang  Rp 5.176.179
Kota Bekasi  Rp 5.158.248
Kabupaten Bekasi  Rp 5.137.547
DKI Jakarta  Rp 4.901.798
Kota Depok  Rp 4.694.493
Kota Cilegon  Rp 4.657.222
Kota Bogor  Rp 4.639.429
Kota Tangerang  Rp 4.584.519
Kota Tangerang Selatan  Rp 4.551.451
Kabupaten Tangerang  Rp 4.527.688

Kemudian selain 10 daerah dengan UMR tertinggi di Indonesia 2023 di atas, Anda juga perlu tahu bahwa ada beberapa daerah lainnya yang memiliki upah minimum di atas Rp 4 juta per bulan, antara lain yaitu:

Nama Daerah Jumlah UMR
Kabupaten Serang  Rp 4.492.961
Kota Surabaya  Rp 4.525.479,19
Kabupaten Gresik  Rp 4.522.030,51
Kabupaten Bogor  Rp 4.520.212,25
Kabupaten Sidoarjo  Rp 4.518.581,85
Kabupaten Pasuruan  Rp 4.515.133,19
 Kabupaten Mojokerto  Rp 4,504.787,17
Kabupaten Purwakarta  Rp 4.464.675,02
Kota Serang  Rp 4.090.799
Kota Bandung  Rp 4.048.462,69

Dan untuk beberapa daerah dengan upah terendah di Indonesia pada tahun 2023 sendiri terdapat pada beberapa daerah berikut ini, antara lain yaitu:

Nama Daerah Jumlah UMR
Kabupaten Banjarnegara  Rp 1.958.169
Kabupaten Wonogiri  Rp 1.968.448
Kabupaten Sragen  Rp 1.969.569
Kota Banjar  Rp 1.998.119
Kabupaten Kuningan  Rp 2.010.734
Kabupaten Rembang  Rp 2.015. 927
Kabupaten Pangandaran  Rp 2.018.389
Kabupaten Brebes  Rp 2.018.836
Kabupaten Ciamis  Rp 2.021.657
Kabupaten Temanggung  Rp 2.027.569

Daftar UMP 2023 di 34 Provinsi

Daftar UMP Terbaru di Setiap Provinsi

Sedangkan untuk UMP di 34 provinsi sendiri, pemerintah juga telah mengumumkan secara resmi besar UMP pada masing-masing provinsi yang ada di Indonesia, dan sudah diberlakukan sejak 1 Januari 2023. Berikut merupakan daftar UMP 2023 di 34 provinsi seluruh Indonesia 2023 secara lengkap mulai dari yang terbesar hingga terkecil: 

Nama Daerah Jumlah UMP
DKI Jakarta  Rp 4.901.798 (5,6 persen) 
Papua  Rp 3.864.696 (8,5 persen) 
Bangka Belitung  Rp 3.498.479 (7,15 persen) 
Sulawesi Utara  Rp3.485.000 (5,24 persen) 
Aceh  Rp 3.413.666 (7,8 persen) 
Sumatra Selatan  Rp 3.404.177 (8,26 persen) 
Sulawesi Selatan  Rp 3.385.145 (6,9 persen) 
Papua Barat  Rp 3.282.000 (8,5 persen) 
Kepulauan Riau  Rp 3.279.194 (7,51 persen) 
Kalimantan Utara  Rp 3.251.702 (7,79 persen) 
Kalimantan Timur  Rp 3.201.396 (6,2 persen)
Riau  Rp 3.191.662 (8,61 persen) 
Kalimantan Tengah  Rp 3.181.013 (8,84 persen) 
Kalimantan Selatan  Rp 3.149.977 (8,3 persen) 
Gorontalo  Rp 2.989.350 (6,74 persen) 
Maluku Utara  Rp 2.976.720 (4 persen) 
Jambi  Rp 2.943.000 (9,04 persen) 
Sulawesi Barat  Rp 2.871.794 (7,20 persen) 
Maluku  Rp 2.812.827 (7,39 persen) 
Sulawesi Tenggara  2.758.948 (7,10 persen) 
Sumatera Barat  Rp 2.742.476 (9,15 persen) 
Bali Rp 2.713.672 (7,81 persen) 
Sumatra Utara Rp 2.710.493 (7,45 persen) 
Banten Rp 2.661.280 (6,4 persen) 
Lampung Rp 2.633.284 (7,9 persen) 
Kalimantan Barat  Rp 2.608.601 (7,16 persen) 
Sulawesi Tengah  Rp 2.599.546 (8,73 persen) 
Bengkulu Rp 2.400.000 (8,1 persen) 
Nusa Tenggara Barat  Rp 2.371.407 (7,44 persen) 
Nusa Tenggara Timur  Rp 2.123.994 (7,54 persen) 
Jawa Timur Rp 2.040.244 (7,8 persen) 
Jawa Barat Rp 1.986.670 (7,8 persen) 
DI Yogyakarta Rp 1.981.782 (7,65 persen) 
Jawa Tengah Rp 1.958.169 (8,01 persen)

Berdasarkan tabel UMP di atas dapat diketahui bahwa Provinsi Sumatera Barat menjadi salah satu provinsi yang mengalami kenaikan UMP tertinggi dengan 9,15% dibandingkan dengan UMP pada tahun 2022 lalu. Sedangkan Provinsi Maluku Utara dan Papua Barat menjadi provinsi yang mengalami kenaikan UMP paling rendah yaitu 4% untuk Maluku dan 2,56% untuk Papua Barat.

Tujuan Penetapan UMR

Tujuan Penetapan UMR

Penetapan gaji upah minimum sendiri berlandaskan pada Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang penetapan UMP, dan kemudian disahkan oleh setiap gubernur daerah sekaligus diumumkan pada bulan November 2022 yang lalu. Lalu apabila ada beberapa perusahaan yang melanggar ketentuan penetapan upah minimum yang ada, maka perusahaan tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tujuan penetapan Upah Minimum Regional (UMR) sendiri adalah untuk melindungi dan memperbaiki kondisi hidup pekerja, terutama mereka yang berada di sektor-sektor dengan upah yang rendah. UMR bertujuan untuk memastikan bahwa pekerja menerima upah yang layak untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan transportasi.

Beberapa tujuan spesifik penetapan UMR yang dapat Anda ketahui adalah, sebagai berikut:

1. Mengurangi kemiskinan

UMR dirancang untuk mengurangi kesenjangan pendapatan dan membantu pekerja yang berpenghasilan rendah keluar dari garis kemiskinan. Dengan menetapkan tingkat upah yang wajar, pekerja diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan taraf hidup mereka.

2. Meningkatkan kesejahteraan pekerja

Dengan menetapkan UMR yang memadai, pekerja diharapkan memiliki akses yang lebih baik terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, perumahan, dan fasilitas umum lainnya. Ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

3. Mendorong produktivitas

UMR yang wajar dapat memberikan insentif bagi pekerja untuk bekerja lebih keras dan lebih produktif. Dengan memastikan upah yang adil, pekerja cenderung merasa dihargai dan termotivasi untuk memberikan kontribusi yang lebih baik di tempat kerja.

4. Meningkatkan keadilan sosial

UMR bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi antara pekerja. Dengan menetapkan tingkat upah yang setara, diharapkan tercipta kesetaraan dalam pembagian manfaat ekonomi antara pekerja dan pengusaha.

Namun, penting untuk diingat bahwa penetapan UMR juga harus mempertimbangkan keberlanjutan ekonomi dan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, penetapan UMR harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi ekonomi, inflasi, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan sektor usaha di wilayah tersebut.

Penutup

Setelah mengetahui informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa daerah Karawang memiliki UMR tertinggi di Indonesia, sedangkan Temanggung adalah daerah yang memiliki UMR terendah pada tahun 2023. Semoga dengan adanya informasi mengenai UMR tiap daerah yang ada di atas juga dapat membantu Anda ketika kebingungan mencari info mengani daerah apa saja yang memiliki UMR tertinggi dan terendah di Indonesia pada tahun 2023 ini.

Proses penetapan UMR ditentukan dari faktor apa saja?

Proses penetapan UMR melibatkan berbagai faktor, termasuk pertimbangan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja, biaya hidup, produktivitas, dan kebijakan pemerintah terkait ketenagakerjaan.

Lembaga atau badan khusus apa saja yang dibentuk pemerintah untuk bertanggung jawab dalam menentukan UMR?

Kementerian ketenagakerjaan, dewan upah, atau badan perundingan antara pihak pekerja dan pemberi kerja.

Mengapa UMR setiap tahun dapat berubah?

UMR dapat berubah setiap tahunnya karena beberapa alasan misalnya seperti inflasi, perubahan kebijakan pemerintah, evaluasi produktivitas dan keseimbangan ekonomi yang ada.


+ There are no comments

Add yours